Posted in Kontemplasi

Nggak Nyolok.

Bismillah.

Suatu hari aku ingin minum air hangat, oleh karena itu dispenser kusetting mode menghangatkan air. Kutunggu beberapa menit sambil bermain hape. Rencana saya dalam lima menit, air sudah panas dan secangkir air hangat siap.

5 menit-pun berlalu, “wah udah anget ini”. gumamku.

Aku pun beranjak dari kursi sambil menenteng gelas plastik merah muda disebelahku.

Ku angkat tuasnya sambil menadahkan gelas dibawah untuk menampung air.

Namun ada yang aneh, gelasnya tetap dingin. Ternyata airnya tak hangat.

Selidik punya selidik ternyata kabelnya tidak kutancapkan ke colokan ( stop kontak ). Oleh karena itu dispensernya tetap dingin.

…, terdiam beberapa saat, akihrnya kuminum juga air itu. Hmm, ternyata rasanya menyegarkan.

Alhamdulillah, ternyata memang lebih baik minum segelas air yang dingin, sesuai yang aku butuhkan.

 

Sama dengan ketika kita meminta sesuatu kepada Allah. Kita meminta sesuatu yang kita inginkan, namun tidak dikabulkan oleh Allah. Sebenarnya bukan tidak dikabulkan. namun, Allah memberikan sesuatu yang lebih baik, lebih kita butuhkan saat itu.

Marilah kita selalu berbaik sangka kepada Allah, karena Allah adalah sebaik-baik perencana :). Selalu berqonaah dan bersyukur atas apa saja yang telah diberikan kepada kita.

Advertisements

Author:

Insan biasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s