Posted in Daily Activity, Motivation, Target dan Impianku

Langkah-langkah Menulis by : Arif Rahman Lubis

Kalau kita rasa kita sudah nulis buku tapi ga rame yg baca. Berarti, kita kurang berbagi ilmu kita.

IG : @arifrahman.lubis, @teladanrasul

Bismillah, kali ini saya ingin menshare beberapa nasehat tentang bagaimana untuk memulai menulis sebuah buku. Nasehat beliau saya dapat dari sebuah grup whatsapp. Semoga bermanfaat ;).

Gimana cara jadi penulis best seller zaman now?
Mungkin itu yang jadi pertanyaan banyak teman2 disini. Khusunya yang ingin menjadi penulis
Kalau dulu buku itu sukses ketika dicetak banyaaak, lalu masuk top ten/best seller nasional Gramedia. Maka sekarang buku yg sukses bisa diusahakan dengan menggunakan sosial media
Gramedia saat ini bukan satu-satunya etalase. Dan penulis tidak bisa memakai pola lama, harus mau belajar dan adaptasi pola baru.
Apa saja itu?
1) dulu Menulis dalam sunyi > masukkan penerbit > berharap diterbitkan.

sekarang
Menulis dalam sunyi > tuliskan sebagian ke sosmed > dibaca teman dan follower > mendapat masukan dan ada penambahan follower > masukkan naskah ke penerbit atau terbitkan sendiri.
2) dulu Menulis dikonsep sendiri > jadikan naskah > terbitkan buku

sekarang dikonsep > lempar ke sosmed untuk sapat feedback > konsep lebih matang dan sesuai kebutuhan calon pembaca > jadikan naskah > terbitkan

3) dulu tugas penulis hanya menulis, penjualan dan pemasaran buku serahkan ke penerbit dan gramedia.

sekarang penulis adalah orang yg juga paling paham siapa segmen pembacanya dan bagaimana bisa menjangkau segmen itu > gunakan sosial media.

4) dulu satu tema, buku-buku yang terbit judulnya cukup banyak.

sekarang satu tema,judul bukunya semakin banyak. Sehingga harus BEDA

– Beda di isi yg lebih bagus
– Beda di tampilan yang lebih keren
– Beda di proses pengenalan/memasarkan buku yg lebih kreatif
– Beda di packaging penjualan buku yg lebih nenarik
– dan beda-beda lainnya. Perlu krearif banget.Langsung ke contoh ya

Buku terbaru saya yg berjudul Aku Tersentuh Cinta
Sebelum bukunya terbit di akhir April. Saya sudah mulai menuliskan bagian-bagian kecil dari naskah buku tersebut di IG saya.

Akibatnya, bukan hanya mendapat masukan dari follower tapi juga follower/calon pembaca jadi antisipatif akan hadirnya buku baru.
Masukan2 dari follower baik di komen atau di DM sangat berharga bagi pengayaan naskah. Akibatnya naskah jadi lebih tajam dan bisa membahas beberapa hal yg sangat dibutuhkan pembaca (namun sebelumnya belum kepikiran).
Segmen pembaca saya sudah sangat jelas. Mayoritas wanita umur 17 sd 25 tahun dan belum menikah.

Cara menjangkaunya adalah dengan sosial media (makanya penulis penting sekali aktif di sosial media, agar punya sarana komunikasi, berbagi dan memasarkan bukunya)
buku aku tersentuh cinta di buat BEDA
Hard cover. Desain cover benar2 dikerjakan ahli desain.

Isinya juga banyak lembar quotes hijau yg menarik.

Sehingga orang senang berfoto dengan buku ini atau memoto quotes di dalamnya. Bukunya menjadi viral
Pengenalan buku ini dilakukan sebulan sebelum buku ini terbit.

Mulai dari memposting quote2. Memvideokan proses nulis naskah di laptop. Memposting foto tumpukan 3000ribu lembar yg ditandatangan. Dll.

Efeknya alhamdulillah dengan izin Allah, PO pertama tembus 4000exemplar
Pengenalan buku dilakukan dengan beda. Membuat video cuplikan isi buku. Dilakukan serius, dibantu dengan sosok Anandito yg dikenal baik segmen pembaca saya

Demikian mungkin sharing saya
Bagi teman2 yg ingin menulis buku. Jangan tanggung2. Bermimpi besar.

Teman-teman nulis dan jadi buku itu sudah luar biasa. Sayang kalau beredarnya hanya ratusan atau ribuan saja.

Tambahkan usaha teman-teman. Jangan sekedar menulis. Tapi juga aktif berbagi di sosial media lalu pikirkan dan eksekusi dengan baik pengenalan dan pemasaran bukunya . In syaa Allah akan berhasil
Lalu jangan pernah lupakan konsep
Berbagi. Berbagi. Terus berbagi.
Pasti kebaikannya akan kembali ke kita.
Kalau kita rasa kita sudah nulis buku tapi ga rame yg baca. Berarti, kita kurang berbagi ilmu kita.

Kalau kita berbagi ilmu ke 10juta orang, masa iya ga ada 1 persennya yg mau beli/baca buku kita.

1persen dari 10juta itu kan 100ribu. Jumlah yang lumayan besar bagi seorang penulis.

Jadi terus berbagi berbagi dan berbagi.

Advertisements
Posted in Kontemplasi, Motivation

Motivasi agar tidak jenuh dan Bosan

Tulisan berikut saya copy dari telegram mas Ipphosantosa @ipphoright

Ippho Santosa – ipphoright:
Jenuh? Bosan?

Ini harus segera diatasi. Jangan ditunda-tunda. Bila tidak segera diatasi, ini akan membuat kita terjatuh pada kubangan kemalasan. Kita sama-sama tahu penyakit malas itu sulit diobati.

Pertama, identifikasi dulu apa saja penyebab kejenuhan. Terus, carilah alternatif solusi atas penyebab tersebut. Sekiranya karena pekerjaan yang monoton, Anda bisa berkonsultasi dengan atasan dan rekan kerja agar diberlakukan job rotation. Boleh dicoba.

Janganlah menganggap jenuh sebagai masalah yang permanen. Bagaimanapun kita harus berusaha untuk berpikir positif. Dengan kata lain, cobalah mengambil hikmah. Mungkin ada sesuatu yang bermakna di sana. Misal, dengan lama bekerja di suatu tempat, kita dapat banyak ilmu dan banyak pengalaman di sana. Atau luasnya pergaulan.

Kedua, kembangkan kreativitas. Maksudnya, buatlah sesuatu yang baru berdasarkan posisi Anda. Sebagai contoh, jika Anda seorang supervisor di perusahaan, maka Anda dapat bereksperimen dalam membuat susunan tugas dan tanggung jawab pada tim.

Ketiga? Hilangkan kejenuhan dengan berolahraga. Ya, berolahraga. Di British Propolis kami juga menganjurkan hal serupa. Tidak ada ceritanya olahraga bisa menyebabkan badan lemas dan malas.

Hm jangan salah, tak jarang orang justru merasa kesal dan emosional jika diam begitu saja, tidak memiliki kegiatan apapun. Betul apa betul? Anda yang jarang berolahraga, sebaiknya memulainya dari sekarang.

Ya, lakukan aktivitas olahraga yang Anda sukai. Jangan merasa terpaksa. Meskipun hanya lari di pagi hari mengitari kompleks rumah, ini cukup signifikan untuk mengubah suasana hati (mood).

Siap praktek? Sekian dari saya, Ippho Santosa

Posted in Motivation

Motivasi Bung Ippho

Minggu-minggu ini banyak dedlen dan sepertinya lebih bakal banyak lagi sampe sebulan kedepan. alhamdulillah ada sebuah cerita motivasi, berikut ceritanya.

Ippho Santosa – ipphoright:
Bosan?

You may need a pause. Berhentilah dari pekerjaan Anda sejenak. Terus, rencanakan sebuah liburan. Ya, sebuah liburan. Membayangkan hal-hal menyenangkan seperti pergi liburan ternyata dapat meningkatkan mood di kantor. Berbagai riset menunjukkan hasil serupa.

Lalu, apa lagi? Belajar dan cobalah hal-hal yang baru. Cara tokcer yang bisa dilakukan untuk menghalau rasa bosan di kantor adalah dengan memanfaatkan waktu untuk belajar hal-hal baru. Terlebih-lebih kalau kita menginginkan itu sejak lama.

Lalu, apa lagi? Pergilah makan siang di luar, sesekali. Ini akan membuat otot dan tubuh Anda menjadi lebih rileks. Dan ajaklah rekan kerja Anda untuk melakukan hal ini. Setelah makan siang, biasanya mood Anda akan berubah jadi lebih baik.

Lalu, apa lagi? Iringi aktivitas kerja dengan musik. Kalau boleh, pilih beat yang relatif cepat. Dan ingat, hindari lagu cengeng karena bisa mengurangi hormon serotonin di otak. Berkurangnya hormon serotonin bisa membuat kita malas dan bosan.

Itu dulu. Silakan praktek.

25 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan dari Imam Ja’far Shodiq

Bismillahirrohmanirrohim, berikut saya bagikan kembali dari sebuah grup whatsapp, semoga bermanfaat

1- طلبتُ الجنة، فوجدتها في السخاء

“Aku mencari surga, maka aku temukan pada kedermawanan”.

2- و طلبتُ العافية، فوجدتها في العزلة

“Aku mencari Afiyah (keselamatan dari bencana dan kesulitan) maka aku temukan dalam menyendiri (mengisolasi diri dari keramaian yang tak berguna)”.

3- و طلبت ثقل الميزان، فوجدته في شهادة «ان لا اله الا الله و محمد رسول الله

“Aku mencari beratnya timbangan amal, maka aku dapatkan dalam bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya”.

4- و طلبت السرعة في الدخول الي الجنة، فوجدتها في العمل لله تعالي

“Aku mencari kesegeraan dalam memasuki surga, maka aku dapatkan pada amal kebajikan semata demi Allah SWT”.

5- و طلبتُ حب الموت، فوجدته في تقديم المال لوجه الله

“Aku mencari cinta pada kematian, maka aku mendapatkan pada mengajukan (mengirim pahala sedekah) harta demi mengharap ridha Allah SWT”.

6- و طلبت حلاوة العبادة، فوجدتها في ترك المعصية

“Aku mencari manisnya ibadah, maka aku temukan dalam meninggalkan maksiat”.

7- و طلبت رقة القلب، فوجدتها في الجوع و العطش

“Aku mencari kelembutan hati, maka aku dapatkan dalam rasa lapar dan dahaga”.

8- و طلبت نور القلب، فوجدته في التفكر و البكاء

“Aku mencari cahaya hati, maka aku temukan dalam pikiran”.

9- و طلبت الجواز علي الصراط، فوجدته في الصدقة

“Aku mencari restu untuk melewati jembatan pemeriksaan (shirat), maka aku temukan dalam sedekah”.

10- و طلبت نور الوجه، فوجدته في صلاة الليل

“Aku mencari cahaya wajah, maka aku dapatkan dalam shalat malam”.

11- و طلبت فضل الجهاد، فوجدته في الكسب الحﻻل للعيال

“Aku cari keutamaan jihad maka aku dapatkan dalam mencari rizki yang halal untuk keluarga”.

12- و طلبت حب الله عزوجل، فوجدته في بغض أهل المعاصي

“Aku cari kecintaan Allah maka aku dapatkan dalam membenci pelaku maksiat“.

13- و طلبت الرئاسة، فوجدتها في النصيحة لعبادالله

“Aku cari kepemimpinan maka aku dapatkan dalam tulus menasihati hamba-hamba Allah“.

14- و طلبت فراغ القلب، فوجدته في قلة المال

“Aku cari ketenangan hati maka aku dapatkan dalam sedikitnya harta”.

15- و طلبت عزائم الامور، فوجدتها في الصبر

“Aku mencari perkara-perkara yang teguh maka aku dapatkan dalam kesabaran”.

16- و طلبت الشرف، فوجدته في العلم

“Aku mencari kemuliaan maka aku dapatkan dalam ilmu”.

17- و طلبت العبادة فوجدتها في الورع

“Aku mencari ibadah maka aku dapatkan dalam Wara’ (kehati-hatian dalam agama)”.

18- و طلبت الراحة، فوجوتها في الزهد

“Aku mencari ketentraman maka aku dapatkan dalam kezuhudan”.

19- و طلبت الرفعة، فوجدتها في التواضع

“Aku mencari ketinggian maka aku temukan dalam kerendahan hati”.

20- و طلبت العز، فوجدته في الصدق

“Aku mencari kejayaan maka aku temukan dalam kejujuran”.

21- و طلبت الذلة، فوجدتها في الصوم

“Aku mencari kerendahan/keterhinaan maka aku dapatkan dalam berpuasa”.

22- و طلبت الغني، فوجدته في القناعة

“Aku mencari kekayaan maka aku dapatkan dalam Qana’ah (kepuasaan dengan apa yang telah Allah anugerahkan_red)”.

23- و طلبت الانس، فوجدته في قراءة القرءان

“Aku mencari ketentraman maka aku dapatkan dalam membaca Al Qur’an”.

24- و طلبت صحبة الناس، فوجدتها في حسن الخلق

“Aku mencari persahabat dengan manusia maka aku dapatkan dalam keindahan budi pekerti”.

25- و طلبت رضي الله، فوجدته في برالوالدين
“Aku mencari keridhaan Allah maka aku dapatkan dalam BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA”.

Sumber: Mustadrak al Wasail; Syeikh an Nuri ath Thabarsi,15/174-174/hadis no. 13810

Posted in Daily Activity, Kontemplasi, Motivation

Arigatou Sensei.

Bismillah,
inspirasi datang dari mana saja.

kemarin saya mendengar salah satu teman diundang menjadi seorang pembicara sebagai penulis sebuah buku. Terdapat juga rasa yang menggelora, ingin juga menjadi seorang pembicara. namun apa daya hati dan asa tidak senada.

Dia pasti sudah mengarungi banyak sekali lautan paragraf yang disitu terdapat ribuan ombak sarat makna yang berhasil ditaklukannya. Untuk bisa menulis, pertama harus banyak membaca, gumam hati kecil ini.

Karena agak galau, iseng-iseng liat sebuah anime. kebetulan ceritanya kok sama, si karakter utama ini ingin memiliki bakat dan kemampuan karakter utama lain yang seems so perfect. Kemudian dia pun konsultasi ke gurunya.

“Jangan membandingkan dirimu dengan yang lain
Lakukan saja yang engkau bisa dengan sepenuh hati”

Alhamdulillah, ini anime kok bisa pas sekali momennya. Wallahu A’lam. LKalau kita terus melihat membandingkan nikmat dengan yang tidak kita punya, kita tidak akan pernah menyadari banyak sekali nikmat yang sudah Allah Ta’ala berikan.

Posted in Kontemplasi, Motivation, Rasulullah SAW

Tes Kepribadian

Bismillah,

Kita sering mendengar Sanguinis, Koleris, Plegmatis dan sebagainya. Banyak orang menganggap ini adalah patokan untuk menjustifikasi seperti apa diri mereka. Mulai dari sifat, kebiasaan, perilaku dan tingkah laku. Kita juga dapat menemukan orang-orang sukses yang mempunyai sifat-sifat tersebut. Banyak orang yang akhirnya meniru kebiasaan mereka dengan tujuan untuk sukses pula, sampai kebiasaan buruknya juga..

Beberapa hari lalu kami mengikuti kajian ba’da subuh yang diisi oleh Ustadz Salim A. Fillah. Beliau bercerita tentang sepuluh kepribadian yang ada pada sahabat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Pertama Beliau membahas dua sahabat Utama Rasulullah yaitu Abu Bakar dan Umar.

Apakah anda merasa orang yang sangat lembut hatinya, mudah tersentuh, namun tegas? maka kepribadian anda mirip dengan sahabat Abu Bakar Radhiallahu ‘Anhu. Carilah Buku-buku mengenai Beliau.

Apakah anda merasa orang yang keras wataknya, tegas, super serius? maka kepribadian anda mirip dengan sahabat Umar Bin Khottob Radhiallahu ‘Anhu. Meskipun tegas namun sering menangis dan bermuhasabah diri. Carilah Buku-buku mengenai Beliau.

Terlalu susah untuk menyamakan diri dengan Abu Bakar atau Umar? maka kita menuju dua sahabat selanjutnya yaitu Ustman bin Affan Radhiallahu ‘Anhu dan Ali Bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu.

Sahabat Ustman sama dengan Abu Bakar namun beliau sifatnya lebih pemalu.

Sahabat Ali sama dengan Umar, namun Beliau lebih suka bercanda, nah kalau merasa ada kemiripan diantara dua sahabat diatas, silahkan dicari bukunya :).

mungkin cukup sekian, semoga kita bisa menemukan panutan yang kiranya sesuai dengan kpribadian kita masing-masing.

 

 

Bismillah

Beberapa hal yang harus dicatat sebelum lupa :

  1. anda tidak harus memahami everything to start something
  2. anda tidak harus supported by everyone to become someone
  3. if u try to conquer everything, you’ll evenly become nothing.
  4. fail to manage time = fail to manage everthing
  5. biasakan bangun awal untuk membiasakan kebiasaan baik lainnya [ golden time adalah 1/2 jam sebelum subuh dan 1/2 jam setelah subuh ]
  6. sometimes ur worst cases, can be a trigger to ur hidden best potential!.
  7. nggak ada yg mahal, yang ada budget kita nggak cukup. kecuali memang kita tahu suatu barang tersebut harga rata2 skian, dijual nya sekian.
  8. Laki itu brani 3 hal : merantau seperti para ulama-ulama terdahulu, membuka bisnis seperti Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, melamar.

 

Mindset (1)